Timid Ninja !

It is during our darkest moments that we must focus to see the light.

KATA PENGANTAR

Segala puji bagi Allah SWT yang senantiasa melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan proposal proyek ini tepat waktu. Proposal manajemen proyek ini memiliki judul “Sistem Pintu Keamanan pada Bank”. Tugas proposal manajemen proyek ini dibuat dalam rangka memenuhi tugas  mata kuliah Manajemen Proyek & Resiko.

Tak lupa saya ucapkan terima kasih kepada bapak Sigit Sukmono, dosen yang telah memberi pengarahan dan bimbingan dalam mata kuliah manajemen proyek dan resiko

Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan proposal manajemen proyek ini terdapat kekurangan. Oleh karena itu, saran dan kritik yang bersifat membangun sangat penulis harapkan demi perbaikan dalam penulisan proposal proyek di masa mendatang.

Akhirnya penulis berharap semoga proposal menejeman proyek ini dapat bermanfaat dan dapat dipergunakan dengan sebagaimana mestinya.




Penulis



BAB I
PENDAHULUAN

Manajemen merupakan proses dimana ada suatu organisasi yang terdiri dari beberapa individu-invidu yang terlibat untuk melakukan proses perencanaan, pengorganisasian serta menjalankan dan mengendalikan aktivitas-aktivitas produksi. Sedangkan Proyek adalah suatu usaha yang kompleks, tidak rutin, dibatasi oleh waktu, anggaran, resourcedan spesifikasi yang telah dirancang untuk dapat memenuhi kebutuhan konsumen. Jadi disimpulkan manajemen proyek dapat diartikan sebagai suatu proses kegiatan untuk melakukan perencanaan, pengorganiasian, pengarahan dan pengendalian atas sumber daya organisasi yang dimiliki perusahaan untuk mencapai tujuan tertentu dalam waktu dan sumber daya tertentu pula. Manajemen proyek sangat cocok untuk suatu lingkungan bisnis yang menuntut kemampuan akuntansi, fleksibilitas, inovasi, kecepatan dan perbaikan.
Di Manajemen Proyek dibutuhkan Seorang Manajer Proyek. Seorang manager proyek merupakan seorang professional dalam bidang manajemen proyek. Manajer proyek memiliki tanggung jawab untuk melakukan perencanaan, pelaksanaan dan penutupan sebuah proyek yang biasanya berkaitan dengan bidang industri kontruksi, arsitektur, telekomunikasi dan informasi teknologi. Untuk menghasilkan kinerja yang baik, sebuah proyek harus dimanage dengan baik oleh manajer proyek yang berkualitas baik serta memiliki kompetensi yang disyaratkan. Untuk menjadi manajer proyek yang baik, terdapat 9 ilmu yang harus dikuasai. Adapun ke sembilan ilmu yang dimaksud antara lain :
  1. Manajemen Ruang Lingkup
  2. Manajemen Waktu
  3. Manajemen Biaya
  4. Manajemen Kualitas
  5. Manajemen Sumber Daya Manusia
  6. Manajemen Pengadaan
  7. Manajemen Komunikasi
  8. Manajemen Resiko
  9. Manajemen Integrasi

1.1 Latar Belakang


Pada saat ini, sistem keamanan merupakan suatu kebutuhan yang harus dimiliki pada perusahaan , bank , dan suatu organisasi. sistem keamanan dibutuhkan seiring dengan meningkatnya kemajuan dan berkembangnya teknologi komputer baik dalam mengolah informasi maupun teknologi dalam bidang komunikasi. Oleh sebab itu suatu instansi membutuhkan suatu manajemen sistem keamanan yang dapat bekerja dengan baik dan tidak mengganggu pengunjung/nasabah. 

Selain itu maraknya kasus kejahatan pada tempat tempat penting seperti bank membutuhkan suatu sistem keamanan yang kuat dan akurat. Dengan demikian keamanan dan kenyaman di dalam bank terjaga sehingga nasabah merasa aman dan kerugian bank dapat diminimalisasi.

Karena itulah penulis mencoba mempelajari sistem keamanan yang berteknologi setelah itu penulis mencoba menuangkannya ke dalam sebuah rancangan proposal manajemen proyek pembuatan strategi suatu instansi dalam hal ini adalah bank dalam melakukan suatu sistem manajemen informasi, fase proyek, jadwal proyek, biaya, SDM dan analisis.

1.2       Tujuan
  1. Sebagai alat yang membantu memberikan keamanan dan kenyaman di dalam bank
  2. Memudahkan Security untuk mengontrol dan mengetahui pergerakan nasabah di dalam bank
  3. Meningkatkan teknologi yang ada di Indonesia agar tidak tertinggal dengan Negara-negara lain.
  4. Meningkatkan fasilitas yang terdapat pada Bank di Indonesia.
  5. Memuaskan hati para pengguna jasa Bank.
Dengan proposal juga memiliki tujuan dalam memberikan strategi dalam suatu sistem keamanan dan kenyamanan sehingga masyarakat luas memahami dengan baik suatu produk da fasilitas yang terdapat pada suatu instansi


BAB II
ANALISIS PERUSAHAAN

2.1       Prospek Usaha
Dengan berdirinya perusahaan yang bergerak di bidang IT dan keamanan ini dan semakin berkembangnya peran teknologi dalam kehidupan masyarakat, maka perusahaan ini diprediksikan akan terus bertahahan dan maju untuk membantu perusahaan-perusahaan yang berbasis IT khusunya perbankan untuk membantu pengamanan fasilitas IT sehingga mereduksi terjadinya tindak kriminal.

2.2       Sasaran
Alat ini bertujuan untuk memberikan sistem keamanan pada fasilitas IT. Sehingga tempat tempat yang memiliki celah terjadinya kejahatan menjadi partner yang tepat untuk dijadikan mitra kerja sama dalam pengembangan alat ini.

2.3       Risiko

2.3.1     Evaluasi tentang Usaha (Analisis SWOT)
  • Strength (Kekuatan)
Dengan produk IT yang berkualitas, perushaan ini dapat memenuhi kebutuhan client (Perusahaan berbasis IT) yang membutuhkan pengamanan sistem keamanan perusahaan yang membutuhkan seperti perusahaan perbankan.
  • Weaknes (Kelemahan)
Persaingan pasar dengan perusahaan luar yang memiliki sumber daya manusia lebih handal dan juga fasilitas teknologi yang lebih memadai.
  • Oportunity (Peluang)
Peluang sangat terbuka karena banyak perusahaan yang membutuhkan pengamanan untuk fasilitas IT perusahaan mereka.
  • Threaty (Ancaman) 
Munculnya Perusahaan – perusahaan baru yang sejenis yang berusaha menyaingi perusahaan kami sehingga menimbulkan persaingan.

BAB III
PEMBAHASAN

3.1 Pembahasan

Sistem keamanan merupakan hal yang wajib ada, apalagi ditempat ramai dan pengunjung datang silih berganti. Dalam meminimalisir tindak kejahatan disuatu tempat banyak cara yang dilakukan seperti memperkerjakan security. Tetapihal itu saja tidak cukup, karena human error bisa terjadi kapan saja. Alat ini membantu meminimalisir hal itu. Dengan pengamanan di pintu masuk ruangan, sehingga bisa mendeteksi barang barang apa saja yang dibawa oleh pengunjung bank yang datang.

Selain itu, sistem pendeteksi mood wajah juga membantu dalam mengetahui jika akan ada tindak kriminal yang ingin terjadi dengan memberitahu operator bahwa ada pengunjung yang mencurigakan, jika tindak kriminal sudah terjadi, dengan otomatisasi sitem akan memicu keadaan darurat dimana petugas di dalam bank tidak lagi diharuskan memencet tombol darurat sehingga meminimalisir korban.

3.2 Sasaran

 Pada proyek  sistem keamanan ini diperlukan strategi dan juga misi-misi, sehingga dapat terlakasana dengan baik.

Mengaplikasikan teknologi informasi pada setiap anggota atau karyawan
-          Menggunakan software pendukung sistem keamanan khususnya security

-          Mengadakan pelatihan terhadap anggota/karyawan untuk penggunaan aplikasi

-          Memberikan workshop terhadap karyawan

-          Mengadakan seminar tentang keamanan pada bank.

1.  Misi proyek disini adalah ingin menciptakan suatu tingkat keamanan yang tinggi
2. Target utama adalah mencapai kesuksesan dalam meningkatkan layanan terhadap nasabah/costumer, dan mengurangi tingkat kejahatan di dalam bank.
3.  Sasaran sekunder, diperuntukkan kepada karyawan memiliki skill dan pengertahuan mengenai sistem aplikasi dan keamanan pada teknologi yang digunakan.

3.3 Resiko

Dalam suatu sistem elektronik, error dalam program bisa terjadi kapan saja namun hal itu dapat di kurangi dengan adanya operator yang berjaga.

  1. Resiko terjadinya error program namun dapat diatasi dengan adanya operator manusia
  2. Tidak bekerjanya pendeteksi wajah sehingga alat tidak bekerja dengan baik
  3. Terjadinya miss checking
  4. Karena suatu hal mungkin otomatisasi sistem darurat akan berlaku.



BAB IV
BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN 

4.1   Jadwal Kegiatan

Kegiatan
Jan
Feb
Mar
Apr
Mei
Jun
Jul
Agu
Sep
Okt
Nov
Des
Analisa dan Perencanaan
X
Manajemen Proyek
X
Pembuatan Anggaran
X
Penyediaan Hardware
X
Pemasangan Hardware
X
Pembuatan Program
X
Penginstallan Software
X
Pemasangan Alat
X
Pengawasan dan Perawatan Proyek
X
X
X
X
X
X
X
X
X

4.2 Rincian Biaya
NO
Jenis Biaya
Rincian
Jumlah
Biaya
Total Biaya
1.
Manajemen Proyek
Programmer
3
Rp.7.000.000
Rp.21.000.000


Karyawan
5
Rp.3.000.000
Rp.15.000.000
2.
Hardware
Kamera CCTV
5
Rp.5.000.000
Rp.25.000.000


Sensor
5
Rp.2.000.000
Rp.10.000.000


Monitor
6
Rp.1.000.000
Rp.6.000.000


Kabel UTP

Rp.5.000.000
Rp.5.000.000


Kotak Pintu
1
Rp.15.000.000
Rp.15.000.000
3
Software
Software Pendukung

Rp.7.000.000
Rp.7.000.000


Software OS

Rp.5.000.000
Rp.5.000.000
4
Installasi
Pekerja
5
Rp.2.700.000
Rp.13.500.000


Bahan bahan

Rp.10.000.000
Rp.10.000.000
5
Maintenance


Rp.2.000.000
Rp.2.000.000






Jumlah
Rp.134.500.000

BAB V
PENUTUP

Keamanan dalam suatu tempat tempat penting merupakan hal wajib, maka dari itu setiap manusia wajib menghormati dan menjalankan tata hukum yang berlaku. Sistem dibuat bukan untuk dilanggar, berkurangnya tindak kriminal karena tidak ada celah dalam melakukan itu bisa terjadi, yang terpenting kita sebagai warga negara wajib mentaati hukum yang ada sehingga menciptakan keaamanan dan kenyamanan bersama.

0 komentar:

Posting Komentar

Student Site

BAAK Gunadarma

Berita Student Site

Total Tayangan Halaman

Diberdayakan oleh Blogger.